Segel

6 minggu, yap 6 minggu! Maaf ketidak-konsistenan saya dalam menulis di blog. Saya beberapa waktu terakhir memang dipaksa untuk konsisten menulis skripsi dan luluuuuuuuus πŸ˜€ akhirnya saya lulus! Alhamdulillah. Terima kasih atas kiriman doa yang membantu kelancaran skripsi saya. Tanggal 11 Februari 2014 lalu, semua berakhir dengan indah πŸ™‚

Oke, saya saat ini belum mau menceritakan skripsi. Saya mau menceritakan tentang obrolan di toko buku dengan beberapa teman siang tadi. Jadi siang tadi kami mengunjungi sebuah toko buku yang letaknya dekat dengan kampus. Ya, mahasiswa, masa baca jurnal terus, refreshing ke toko buku dan tenggelam dengan genre-nya masing-masing juga butuh kan? :mrgreen: Nah, pada saat kami berada di titik yang sama yaitu di bawah AC, ada teman saya yang memilih sebuah buku, masih di segel rapi. Dia berkata,”aku mau ambil buku ini ah. Habisnya yang segel-an cuma ini sih.” dan saya otomatis nyaut β€œgitu ya kalo pilih buku. Waktu milih, carinya yang ga di segel, biar tau isinya. Kalo ga cocok ya ditaruh lagi, cari yang lain. Kalo cocok? Kalo cocok ya ambil buku yang sama, tapi yang segel-an. Sama kayak milih cewek. Maunya liat-liat dalemnya, tapi buat yang beneran, carinya yang segel-an.” spontan temen-temen heboh dan teman saya yang lain nimpalin β€œiya yah, bener juga ya?”. Nah, pembicaraan ini ternyata mengilhami teman saya yang mengamini perkataan saya tadi hingga dijadikannya post di salah satu sosmednya πŸ˜†

Sebenarnya hal ini sudah cukup lama menganggu saya. Teman yang lain pernah cerita bahwa dia memiliki seorang teman, preman, sukanya bertindak negatif menurut umum lah, tapi bercita-cita ingin memiliki istri yang sholehah. Ya, setiap orang berhak menggantungkan mimpi setinggi mungkin, tapi hey! Liat track record-nya tuh cowok deh! Ada berapa cewek yang udah dia perawanin? Kok enak banget dia minta yang masih segel padahal cowok lain bisa aja kena zonk karena istrinya ternyata segelnya uda dibuka sama dia!

β€œLelaki yang baik untuk wanita yang baik, begitu pula sebaliknya.” Ah, ayat Al-Qur’an ini juga pernah menginspirasi posting saya yang lalu kan? Ini bukan sembarang kalimat. Jika dicermati, pada kalimat ini tersirat petunjuk keadilan dari egoisme manusia.Β  Jadi ga salah kalo ada yang bilang β€œselalu ada stok lelaki baik bagi wanita yang terus berusaha memperbaiki dan memantaskan diri, begitu pula sebaliknya.” Semua ini hanya tentang sebab-akibat. Jangan berharap dapat yang masih bersegel kalo sukanya Anda bukain segel. Ga etis. Ga adil. Mungkin ga dibales disini. Mungkin ga ngerasa karma sekarang. Tapi cepat atau lambat, semua tindakan akan mendapat perhitungannya tanpa terlewat sedikit pun.

Jadi sebenarnya inti penulisan saya apa? Intinya, kalo belum sah jangan pacaran kejauhan lah. Ga mau dapet bekas kan? Kalo uda terlanjur pernah, jangan diulangin lagi deh. Pacaran ga jamin segalanya. Yang ada cuma nyesel dan waktu ga bakal bisa diputer balik.

Oke, saya sudah lupa gimana caranya nulis fokus anyway πŸ™„ jadi maaf ya kalo ga jelas hahaa πŸ˜› next time saya bakal cerita lika-liku skripsi saya hehe, wassalam.

Advertisements

19 thoughts on “Segel

  1. Pingback: #Songlit : Pelangi Tak Berjingga | UNTUKMU DAN AKU JUGA

  2. keren baget kak critanya hahaha….apalagi waktu baca β€œLelaki yang baik untuk wanita yang baik, begitu pula sebaliknya.” Ah, ayat Al-Qur’an …. membuat saya jadi termotivasi untuk membuat diri saya jadi lebih baik πŸ˜€

    lanjutkan dong critanya kak πŸ˜€

  3. Pingback: Mencari Orang Jahat #SonglitChallenge4 | Navigasi Kehidupan

  4. Pingback: Fakta Tentang Saya #SonglitChallenge3 | Navigasi Kehidupan

  5. Pingback: Songlit #3 : Ternyata Cinta | UNTUKMU DAN AKU JUGA

  6. Pingback: Songlit #2 : Demi Hukum I, II, III Newton | UNTUKMU DAN AKU JUGA

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s