Bebek

Bunda, itu angka dua bukan?

Itu bebek Syifa.

Kalo yang di buku bebek?

Yang di buku angka dua, kebalik sayang.

bebek uwek uwekBeno, warna apa bebek-bebek itu?

Putih Ma.

Sama warna?

Coklat.

Bukan, salah.

Uhm, biru?

Salah juga. Hayo, itu kayak warnanya matahari, apa hayo?

Umhh. . Uhhm. . Kuning ya Ma?

Sipp.

Ada dua bebek, punya tiga ekor anak, berapa totalnya?

Banyak  Maa. .

Hayo, dipikir!

Errgghh. .

Kemarin kan sudah belajar penjumlahan, lupa?

Dikit. .

Ga boleh lupa!

Ihh. . ! duaaaa. . ! ditambah tigaaa. . ! tujuhhh!

Nata!

Ya ya, nih di kanan tiga, di kiri dua. . satu, dua, tiga, sembilan, tujuh. .

Bundaaaa, itu keluarga bebek ya?

Iya, ada bapak, ibu, sama 3 anaknya.

Dari mana Bunda tau itu bapak ibunya?

Karena mereka berenang bersama Hani.

Masa? Terus kenapa warna  bulu anaknya ga kayak bapak ibunya? Ibunya selingkuh ya Bun?

Gimana bebek bisa berenang sih Ma?

Di kakinya ada selaput Rani, makanya mereka bisa berenang.

Tapi badan mereka ga basah, Rani berenang badannya basah?

Tulisan yang semakin ngawur ini memeriahkan Piclit Challenge Week yang diikuti oleh Septia, Ilmi, Enya, Tutus dan si pemberi gambar, Atut 😀

 

Advertisements

7 thoughts on “Bebek

  1. Pingback: Bukankah 1+1=2 ? | Navigasi Kehidupan

  2. Pingback: Tulang Rusuk Itu | Navigasi Kehidupan

  3. Pingback: Wisdom “Pergi” | Navigasi Kehidupan

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s