Bukan Topeng Alay

mask

Kata mereka, kami itu alay.

Kok bisa?

Apa karena ekspresi kami yang hiperbola?

Raut wajah ini mereka yang jiplak!

Mereka? Para remaja yang kehilangan jati diri maksudnya.

 

Hey, sapa yang alay?

Kami sudah seperti ini, sejak dulu.

Jauh sebelum mereka plagiat ekspresi kami ini!

 

Erghh, kami bukan alay!!

Lagian kami cuma topeng, suka-suka seniman yang bikin kami dong.

Jangan nyalahin kami.

 

Untung kami topeng. Topeng yang memang topeng.

Daripada manusia.

Sok baik, sok ramah, sok dermawan, sok lah pokoknya.

Padahal cuma topeng. Iya, topeng.

 

Ah entahlah.

Persetan dengan remaja alay.

Sebodo amat sama manusia.

Kami cuma topeng, dan untunglah kami topeng.

 

Piclit Week Challenge yang semakin geje, astaga 🙄

Advertisements

8 thoughts on “Bukan Topeng Alay

  1. Pingback: A Week Piclit Challenge #2 : Topeng mu, dan Topeng ku | UNTUKMU DAN AKU JUGA

  2. Pingback: sepasang topeng Anggi | Tuaffi's Weblog

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s