Tole Pita Rara

Tole suka Pita. Pita tidak. Tole ndeso. Tole ga level.

Rara suka Tole. Tole baik. Tole senyumnya bagus. Tapi Tole suka Pita, bukan Rara.

Pita dan Rara suka ngobrol tentang Tole. Pita suka kalau ada yang suka sama dia walau dia enggak suka sama orang itu. Rara suka, suka Tole.

Rara rajin nunjukin rasa sukanya ke Tole. Tapi Tole tetep ngeyel buat suka sama Pita. Rara ga nyerah, Tole juga.

Rara nyerah. Tole enggak. Pita berubah. Pita jadi suka sama Tole. Entah apa alasannya. Rara marah. Pita plin-plan. Rara nangis, patah hati pertamanya.

Tole suka waktu tau Pita suka. Tapi mereka ga pacaran kok, Cuma suka-sukaan. Rara dongkol. Ga mau ngomong sama Tole apalagi Pita.

Rara ga bisa marah terlalu lama. Akhirnya dia mulai ngobrol sama Pita. Mereka mau tampil di acara perpisahan SD nanti, Tari Pendet. Rara berkhayal, Tole bakal suka waktu lihat dia nari nanti. Pita berkhayal, walau tariannya ga seberapa bagus, bakal nambah cowok yang suka sama dia. Tole berkhayal, Pita pasti lebih cantik daripada Rara.

Tole sakit. Perpisahan SD dia ga datang. Rara kecewa. Pita biasa aja. Pita tau Rahman daritadi ngeliatin dia pas nari. Satu lagi cowok yang suka sama dia.

Rara pulang, patah hati lagi. Tole di rumah, kecewa ga bisa nonton Pita. Pita bahagia, Rahman ngajak jadian.

Advertisements

5 thoughts on “Tole Pita Rara

  1. Pingback: A Week Piclit Challenge : Anakku | UNTUKMU DAN AKU JUGA

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s