Cita-Cita, Mimpi dan Masa Depan

Cita-cita kamu apa nak?

Pertanyaan yang paling sering dilontarkan saat kita dulu masih TK, ingat? Dengan pedenya saat TK dulu saya menjawab pramugari. Biar bisa terbang gratis. Apalagi mbak-mbak itu terlihat manis dengan seragam dan senyumnya itu, ahh saya mau secantik itu 😳 Tetapi saat SD, saya merubah haluan saya. Saya mau jadi model. Saya suka pakai baju yang modelnya beda daripada yang lain dengan model pakaian yang lucu-lucu. SMP, beda lagi. Saya pengen jadi pembalap motor! Kebut-kebutan, berpacu cepat, ga usah sisiran karena pakai helm, ga usah pakai bedak karena mukanya ditutup helm, pembalap itu keren :mrgreen: Bagaimana dengan pramugari? Saya sudah lupakan karena ternyata tinggi saya kurang beberapa centi dari batas minimal. Model? Saya ga mau tersiksa dengan menjaga makan atau bahkan terkena anoreksia, saya ga mau. Saya mau jadi pembalap. SMA, berubah lagi cita-cita saya menjadi penulis. Saya suka menulis dan membaca dari kecil. Saya cinta dengan dunia saya dan ingin orang-orang juga mencintainya. Pembalap? Ibu saya suka ngomel kalau saya kebut-kebutan 🙄

Sekarang? Saya justru masuk ke dunia hitung-hitungan 😀 hahaa. Tapi saya masih ingin menjadi penulis. Saya juga ingin jadi guru SMP untuk menanamkan dasar fisika yang kuat terhadap siswa-siswa saya nanti. Karena salah satu alasan saya masuk jurusan ini adalah membuat para siswa memandang fisika itu menyenangkan, tidak seperti pola pandang saya dulu ( emang sekarang enggak 😛 ). Saya juga ingin bermanfaat buat sekitar. Entah apa itu saya belum terfikir.

Saya ga tau apa tujuan saya nulis ini :mrgreen: Tiba-tiba aja pingin berbagi kalimat ini:

Jangan kubur mimpi karena takut akan ini dan itu. Takut tak terwujud, takut tak tercapai, atau takut apalah, jangan! Karena kita adalah apa yang kita fikirkan. Kita adalah magnet dengan daya tarik terbesar di semesta ini. Keadaan kita saat ini adalah hasil fikiran kita di masa lalu. Mimpi yang besar akan membuat kita besar.

Semoga tulisan yang terinspirasi dari buku Secret karya Rhonda Byrne ini bisa membuat kita berani bermimpi karena kita adalah apa yang kita fikirkan 🙂

Advertisements

27 thoughts on “Cita-Cita, Mimpi dan Masa Depan

  1. Pingback: Sentilan Post Lawas | Tikatiko Tale

  2. Pingback: Cerita 1 (Galau di Kala Hujan) | Fabulous Space

  3. moga cita2nya tercapai semua. jadi pramugrai yang lompat dari pesawat sambil naik motor yang dipasangi parasut. mendarat langsung ngebut ke sekolah buat ngajar fisika. masuk kelas, buka helm dengan dramatis. trus bilang ke murid2, “karena kamu begitu berharga.” 😛

  4. Kl kata dr.Oz (dr. mehmet oz, salah satu narsum tetap di acara Oprah show), orang hidup itu hrs punya impian, punya mimpi. sebab kl tubuh nggak pernah mimpi akan jd gila, krn ga tau kapan dunia nyata dan yg mana mimpi itu. so, mimpilah banyak2 biar ga sedeng :mrgreen:

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s