Titik Terang untuk Move Up

Coba kawan blogger perlahan pejamkan mata. .

Resapi kegelapan yang ada, fokus dengan kegelapan yang ada. .

Apakah kawan blogger melihat banyak titik yang berkelap-kelip disana?

Bisakah kawan fokus dengan satu titik saja?

Perhatikan titik itu, ikuti kemana dia melayang.

Apa yang kawan lihat sekarang?

Apakah titik itu semakin besar?

Apakah titik itu membawamu berkeliling di kegelapan sehingga kamu tak lagi memperhatikan titik lain yang sebenarnya ukurannya jauh lebih terang?

Itu analogi saya terhadap masalah. Saat masalah datang, semua terasa gelap. Masalah itu sendiri seperti satu-satunya hal yang menarik perhatian untuk terus menerus diperhatikan. Beban yang dirasa seakan-akan sangat berat sekali, karena kita fokus padanya. Titik yang lain, yang lebih besar, yang seharusnya lebih diprioritaskan malah terabaikan.

Hahaa, entah kenapa saya berfikir seperti itu. Masalah. Kalau sudah kena masalah, saya pribadi ngerasa jadi manusia paling menderita sedunia. Seakan-akan itulah akhir dunia. Karena saya, terlalu fokus dengannya. Padahal masih banyak hal-hal yang lebih utama untuk diprioritaskan dan justru jadi terabaikan gara-gara perasaan sok menderita itu. Jadi, belajar dari kesalahan saya, masalah itu jangan terlalu diratapi, baiknya fokus untuk hal lain yang lebih utama dan penting untuk diprioritaskan. Melakukannya memang sulit, butuh proses, tapi harus, karena hidup itu bukan cuma move on, tapi MOVE UP πŸ˜€ !

Advertisements

26 thoughts on “Titik Terang untuk Move Up

  1. Kefokusan tidak akan datang dengan sendirinya, sebaliknya ia perlu dipaksa. Pada lazimnya, seseorang yang memaksa dirinya untuk fokus, akan berjaya menemui titik fokus tersebut (threshold point) dan apabila telah melepasi titik tersebut, lazimnya, ia akan merasakan teruja dan sukar pula untuk berhenti.

  2. Pantesan Tika jarang komun. yah sekarang mah, apa lagi di tweet ternyata masih dalam proses MO ya :mrgreen: *Uppss 😳

    Sulit sekali untuk MO Tik… ❗ :Cry:
    Begitu sulit,
    Kenangan pahit dan menyakitkan itu begitu sulit untuk dilupa daripada kenangan indah dan manis yang sangat mudah untuk dilupa.
    Kenangan itu sakit… nyesek setiap ingat apa yang dilakukan masa lalu itu… πŸ™„

  3. sebelum move on, berdamai dengan masalah..untuk berdamai dengan masalah, mengakui tidak semua keinginan terpenuhi #teoriBangetSaya ya πŸ˜€

  4. iya. masalah kadang menutup kita dari persoalan lain yg lebih besar. Misalnya beribadah, saat ada masalah seharusnya kita lebih mendekatkan pada Tuhan sebab dialah cahaya yang bisa menerangi hati. Tapi kebanyakan kita malah lari dari Tuhan. Dan memilih menyelesaikan sendiri.
    Masalah memang harus dihadapi, Pelaut yang ulung talk lahir di lautan yang tenang, ia lahir dari tempaan lautan yang penuh badai dan gelombang.
    😎 saklam hangat 2PAI

  5. Jangan larut, semakin kita larut semakin sulit mencari jalan keluar…dan yakin semua manusia punya masalah yg berbeda adalah bangaiamana menyikapinya…dan pasrah dan berserah diri pada yang diatas banyak membantu

  6. kalau saya sedang punya masalah, suka mengalihkannya dengan cara mencari kesibukan…. walaupun masalah tidak berhenti sampai di situ pada ahirnya tetap saja harus di hadapi, mencari jalan keluarnya…

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s