Blue Moon

2 Agustus 2012

Aku duduk termangu memandang langit. Langit tanpa bintang. Tak ada yang mampu menyaingi terangnya sinar rembulan malam ini. Ya, bulan purnama. Sangat besar dan indah sekali. Andaikan sinar itu mampu sedikit saja menghangatkan hatiku, pasti hati ini terasa lebih nyaman. Tapi itu hanya sekedar angan. Kenyataannya, tetap tidak bisa. Aku sedang belajar memahami arti sebuah kehadiran.

5 Agustus 2012

Aku melihat hal yang tak ingin kulihat. Inilah hal yang selama ini kutampik kenyataannya. Aku memandang langit, berusaha untuk mencari tenang. Tapi sayang, awan tak menampakkan keberadaannya. Aku merasa awan tau bagaimana kosongnya hatiku. Hanya ada aku dan air mata siang ini, di angkutan umum.

12 Agustus 2012

Aku melupakan semua. Belajar untuk menyembunyikan semua. Aku ingin, tapi keadaan tidak. Sehingga aku pun memilih berdamai dengan segala hal tentangnya, tanpa ada niat untuk melupakan. Dalam gelapnya mata hatiku, aku mencoba mencari petunjuk yang ternyata mengarahkan bahwa aku harus pergi. Pergi untuk menghilang.

19 Agustus 2012

Idul Fitri ini berbeda. Aku tertawa, tetapi sepi juga menemaniku. Aku terlihat bahagia, tetapi gelap membayangiku. Ini semua terlalu dilebih-lebihkan. Aku tak suka perasaan aneh yang berlarut-larut bergayut di hatiku. Aku sesak. Aku muak!

25 Agustus 2012

Lagi. Hal yang menyakitiku dengan dalam. Tak cukupkah pembalasan dendam yang kau ukir? Aku merasa ini sudah setimpal jika yang kau ingin adalah karma. Aku lelah kesakitan seperti ini.

28 Agustus 2012

Talking to The Moon. Caramu menyampaikan rindu, dulu. Sedangkan aku hanya mampu menatap bintang fajarΒ yang mengintipku mesra dari balik atap rumah.Β Seakan itu engkau yang setia membangunkanku untuk menunaikan Shubuhku.

31 Agustus 2012

Bulan purnama ini datang lagi. Dan tak ada ceritaku untuk malam ini. Aku hanya ingin menikmatinya dalam hening. Menikmati sinarnya yang kian memudar seiring semakin tuanya malam. Tak ada lagi “kamu” jika itu yang kau mau. As your wish. Aku bukan orang yang mudah melupakan, hanya aku lelah berspekulasi dengan segala rasio. Aku lelah menebak ketakjelasan yang ada. Aku lelah melihat hal yang mengukir lara. Aku butuh jeda untuk mengistirahatkan hatiku.

Advertisements

34 thoughts on “Blue Moon

  1. Yang kutau, yang kumau, yang kuinginkan sekarang… jalani hidupku tuk menggapai cita yang semakin dekat seiring berjalannya waktu yang terlewati… Tak ada kamu… Tak ada dy… Hanya aku, mimpiku, dan hidupku… πŸ˜›

  2. waduhhh… jangan galau teruss… ayo semangat.
    biar semangat, coba aja cari hal-hal baru..
    jalan-jalan…
    dengerin muisk yang bisa ngasih semangat..
    ngincer cewek baru… hehehee

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s