The Best and Always

Malam ini, saya tidak bisa tidur seperti malam-malam sebelumnya. Dan malam ini adalah malam bersejarah bagi saya. Malam dimana semua pertanyaan itu terjawab. Tidak semua, hanya sebagian besar, tapi justru menyisakan pertanyaan lain yang sama-sama menyiksa batin.

Aku tak ingin, tapi air mata ini terus menerus mengalir deras seiring doa yang hanya bisa kulantunkan dalam hati tanpa bisa berkomunikasi secara langsung seperti biasanya. Semakin aku berusaha menahan, semakin mendesak air mata ini untuk ditumpahkan. Mengapa air mataku tak pernah kering? Sedemikian seringnya aku menangis, tapi tak pernah ia mengering. Dia muncul saat bibirku sudah tak mampu mengucap, saat gerak tubuh pun sudah bukan soal. Dia hadir seiring lara yang menjalar, puluhan pertanyaan menghujam sehingga segala rasio kian tak masuk akal.

Akankah ini adalah keputusan yang tepat? Tak mengapa hatiku, abaikan. Aku akan mengobatinya, selama apapun waktu yang dibutuhkan untuk memulihkannya, aku akan berusaha menyembuhkannya. Β Aku hanya takut jika ternyata aku telah melewatkan orang yang tepat. Aku takut jika aku salah. Aku takut jika tak dapat menemukan yang lebih baik atau minimal setara denganmu. Egoisku, sakitmu, cerita kita. Akankah berakhir atau berlanjut dengan episode yang baru? Akankah kita bertemu kembali ataukah masing-masing adalah batu loncatan untuk menemukan yang lebih baik? Aku ragu, selalu ragu. Aku ragu bahwa ada yang lebih baik darimu. Aku tak yakin, dan tak akan pernah. Because you are the best and always.

 

 

 

Advertisements

30 thoughts on “The Best and Always

      • maafkan saya bila saya salah berkomentar tetapi setelah baca postingan ini sepertinya sakit yang mba teeyara derita adalah kebimbangan dan keragu-raguan mba teeyara akan cinta yang mba harus pertahankan atau melepasnya.. kalau saya boleh kasih saran lebih baik mendapat satu kegagalan agar esok hari dan selamanya mba teeyara selalu dapat keberhasilan
        lagi pula manusia itu seharusnya mundur untuk satu langkah supaya dapat melangkah maju lebih jauh
        Kalau memang sakit yang mba teeyara derita seolah tak dapat di obati serahkan saja semuanya sama pemilik sakit itu sendiri yaitu ALLAH saya jamin semua penyakit akan segera terobati.. semangat mba teeyara hehe πŸ˜€

      • iya bener banget analisisnya, bener banget. iya, saya sedang mencoba untuk ikhlas, toh ini keputusan yang didapat dari musyawarah, jadi selesai dengan cara yang baik-baik. saya sedang mencoba menata hati, kalau jodoh ga kemana hehe. makasih banget masukannya mas πŸ™‚

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s