Saya Kembali

ku berlari kau terdiam ,ku menangis kau tersenyum

ku berduka kau bahagia, ku pergi kau kembali

ku coba meraih mimpi, kau coba hentikan mimpi

memang kita takkan menyatu

Bukan, ini bukan ceracau galau saya ( untuk kesekian kalinya 😀 ) tapi ini lagunya Cakra – Harus Terpisah. Entah kenapa lagi suka dengerin lagu ini malam ini hehee.

Oyaa, saya kembali loh setelah lama vakum 😀 Laporan PKL saya baru benar-benar selesai nih. Mulai dari sidang, revisi, sampai lembar pengesahan yang ribetnya minta ampun dan berakhir dengan pengumpulan laporan, alhamdulillah selesai dengan nilai memuaskan 😀

Setiap nonton tivi, ingat blog yang sudah berdebu. Perjalanan yang dilewati seorang diri, teringat blog yang mulai tumbuh lumut, dan sekarang saya datang untuk bersih-bersih 😀 hihiii. Saya mau cerita tentang sebuah film nih, judulnya Puncture. Film yang di rilis pada September 2011 ini dibintangi sama si cowo cakep Chris Evans yang saya kenal dari Fantastic Four dan terakhir dengan badannya yang kekar muncul di The Avengers sebagai Captain America 😀

Puncture bercerita tentang seorang pengacara sekaligus pecandu narkotika Mike Weiss yang diperankan oleh Chris Evans dan mitra kerjanya Paul Danziger yang diperankan oleh Mark Kassen. Mereka menyelesaikan masalah tentang jarum suntik konvensional yang menyebabkan salah seorang suster di sebuah rumah sakit terkena virus HIV karena kecelakaan kerja. Dari situ muncul sebuah ide untuk membuat jarum suntik yang hanya bisa digunakan sekali pakai saja. Sayangnya, pemilik ide yang menjadi klien dari kedua pengacara ini tidak diterima oleh rumah sakit manapun karena adanya monopoli perdagangan dari sebuah perusahaan  dengan kekuasaan tinggi yang menjadi rival mereka dalam kasus yang telah dibawa ke meja hijau. Semua perjuangan Mike Weiss dari awal hingga akhir terangkum dalam film ini dan merupakan kisah nyata yang memang didedikasikan untuk Mike Weiss.

Film ini sangat saya anjurkan. Bukan karena ada si ganteng Chris Evans, tapi karena ilmu yang saya dapat disini. Dari film in saya mendapatkan fakta yang baru saya ketahui.

  1. Pada awalnya, jarum suntik terbuat dari kaca, dan pada tahun 1960an berubah menjadi jarum suntik plastik. 10 tahun setelah perubahan ini, ternyata muncullah penyakit hepatitis B, hepatitis C dan AIDS khususnya di negara yang kesulitan dan kurang terjangkau seperti benua Afrika. Semua jarum yang telah terbuang, dikumpulkan lagi oleh para remaja Afrika untuk dijual kembali pada apotek lokal. Dari apotek lokal, jarum suntik digunakan oleh para dokter yang menyuntik pasien mulai dari bayi hingga manula. Siklus ini terus terjadi hingga pemakaian satu jarum suntik bisa lebih dari 200 kali pemakaian!
  2. Kecelakaan kerja yang dialami oleh suster di USA, ternyata terjadi 200.000 kali dalam setiap tahunnya dan menjangkit para suster dengan penyakit tertentu! Walau mereka di beri asuransi pengobatan, tetap saja ini tidak dapat dibiarkan begitu saja mengingat akan semakin banyak lagi korban yang akan terkena masalah yang sama.

Perusahaan besar yang memonopoli perdagangan ini ternyata mengetahui fakta ini, tapi mereka menutup mata demi keuntungan yang di raup. Menyedihkan sekali fakta ini, dan inilah yang diperjuangkan Mike Weiss. Kasus ini berjalan selama lima tahun dengan konklusi pemakaian jarum suntik sekali pakai pada rumah sakit USA, walau masih ada beberapa rumah sakit yang menggunakan jarum konvesional dengan sumbangan angka kecelakaan kerja yang cukup besar.

Film bagus pengisi liburan ini membuka mata saya dari kejamnya dunia luar. Bahkan mungkin saya berada melayang jauh di atas permukaan, belum menyentuhnya. Fakta yang saya bagi ini murni dari film Puncture. Saya belum browse lebih lanjut tentang hal ini. Kalau penasaran, silahkan dapatkan film ini di penyewaan dvd terdekat karena download film di dunia maya saat ini sangatlah sulit 😀 . Sekian postingan “bersih-bersih” saya :mrgreen: . Sampai jumpa di postingan selanjutnya. Barakallah.

Advertisements

21 thoughts on “Saya Kembali

  1. Pingback: Ga Penting Buat Dibaca « It's Colorful , It's My World

  2. blog sudah bersih, filmnya siap di putar… andai di temani secangkir teh pahit dan goreng pisang.. rasanya pertemuan ini akan sulit tuk di lupakan..hi..hi… 😀 (ngomong-ngomong tuh film kapan di putar di misbar = layar tancap yah…?)

  3. ringkasannya ngarang sendiri neng?:p hehm, sudah bersih sekarang debunya, tetap menulis yang bermanfaat ya, aku dukung 😀

    emang syp gw -_-

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s