Kuliah Hari Ini

Assalamualaykum 🙂

hihii, saya mau cerita tentang kuliah Metodologi Penelitian (metpen) hari ini. kuliahnya seruuuuuu banget. apalagi ada duet maut antara Tutus dan Septi yang mewarnai maraknya kuliah ini :mrgreen:

hal pertama yang membuat seru kuliah ini adalah saat Tutus diutus Bu Dosen menjawab sebuah pertanyaan. Ibu ini memang suka sekali menguji mahasiswa dengan berondongan pertanyaan dan Tutus beruntung 😀 . di sela-sela kesempatan menjawab, Tutus juga mengoreksi salah satu rumus yang ada pada slide Ibu Dosen tersebut. entah sedang sensitif atau bagaimana, Ibu tersebut langsung menaikkan nadanya. bahasa tubuhnya menurut analisa Septi menunjukkan bahwa beliau tidak menerima koreksi dari Tutus :mrgreen: tak berapa lama, beliau menyuruh Tutus untuk menuliskan rumus yang diinginkan Tutus dan dibandingkan dengan milik beliau. saat Tutus mulai menuliskan rumus tersebut di papan tulis, beliau dengan getol membuka-buka beberapa file yang dimilikinya untuk memperkuat posisinya, mungkin beliau merasa terancam akan dianggap tidak sempurna karena melakukan kesalahan yang tak seharusnya dilakukan oleh seorang dosen (padahal mahasiswanya biasa aja). tapi hasil pencarian itu nihil! akhirnya beliau menutup seluruh file yang sudah dibongkar-bongkar tersebut. beliau memperhatikan Tutus dan tetap keukeh bahwa rumusnya tak salah. setelah melemparkan beberapa pertanyaan sebagai alibi karena (mungkin) malu tidak menemukan file yang menjadi dasar penulisannya pada slide akhirnya beliau mempersilahkan Tutus untuk duduk.

sasaran selanjutnya adalah kedua teman saya lainnya yang datang terlambat setengah jam dari waktu masuk yang seharusnya. sambil tersenyum dengan penuh kebahagiaan karena mendapatkan sasaran empuk selanjutnya, beliau memberondongi kedua teman saya itu tanpa ampun. saat kedua teman saya ini sedang diserang, Tutus dan Septi yang duduk didepan saya berdiskusi tentang hal lain. ini menarik perhatian Ibu Dosen sambil terus mencuri-curi pandang kearah kami. loh kok kami? iya, saya duduk dibelakang duo maut yang sedang berdiskusi ini, tentu saja saat dosen itu menatap duo maut, saya jadi merasa ikut dipelototin. karena saya yang sejajar dengan Rynda dan Ilmi juga sedang tidak “berada” di kelas, kami membicarakan ekspresi Sang Dosen yang sedang bahagia saat melihat mahasiswa kebingungan tak mampu menjawab pertanyaan darinya :mrgreen:

karena sudah puas menyerang kedua teman saya, Ibu Dosen mengganti sasarannya. beliau beralih menuju Septi 😆 dengan tatapan yang tak bersahabat beliau memberikan beberapa pertanyaan hingga akhirnya menyuruh Septi menuliskan di depan kelas contoh dari jawaban yang sudah diutarakan Septi sebelumnya. Septi maju dengan segala perasaan. hahaa, wajahnya sangat ketara bahwa ia tak mood untuk meladeni Ibu Dosen ini. saat Septi sedang berkutat dengan papan tulis dan spidol, Ibu itu mematikan laptopnya. seakan menjadi tanda bahwa kuliah sudah selesai (menurut saya ini salah satu ekspresi yang menyatakan ketaksukaan Ibunya terhadap kami yang diskusi sendiri). setelah selesai melakukan aktifitasnya, beliau memandang Septi dan kemudian menanyakan beberapa hal. lumayan alot karena apa yang dimaksud Septi tidak dimengerti Ibunya  begitu juga sebaliknya 😆 . setelah bersitegang beberapa saat akhirnya Septi diperbolehkan duduk.

sebelum menutup kuliah, beliau mendiskusikan ujian yang rencananya akan dilakukan dengan bantuan laptop. hanya saja beliau menyebut laptop dengan komputer. saat beliau menanyakan kesanggupan kami untuk membawa laptop, salah seorang senior nyeletuk, “kalau bawa laptop sanggup Bu, tapi kalau komputer tidak” . sontak satu kelas tertawa karena memang mas itu berniat untuk bercanda. entah karena beliau sudah bad mood atau bagaimana, langsung dengan nada tinggi beliau berkata, “kamu kok bodoh banget sih Mas!! kalau ngomong pakai otak!! masa iya komputer yang saya maksud itu PC, sudah ga jaman mas, jelas yang saya maksud itu ya laptop lah!!” beliau mengatakan itu dengan berapi-api hingga satu kelas mendadak sepi. kelas bubar dengan kesepakatan yang telah dibuat beserta kesan mendalam di hati beberapa (atau semua?) mahasiswa 😆

hahaa, mungkin Ibu Dosen yang satu ini sedang sensitif atau karena tidak mood atau apalah, yang jelas besok kami kuliah bersama beliau lagi 😀 semoga Ibunya tidak tegangan tinggi seperti ini lagi. ampun Bu ampunnnn.

Advertisements

36 thoughts on “Kuliah Hari Ini

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s