Teh dan Dingin

Aku suka meminum teh

teh hangat dengan aroma lemon yang melegakan pikiran carut marutku

apalagi jika aku menikmatinya di kala senja

memandang mentari yang perlahan menghilang

sambil mnginteropeksi bagaimana aku melewati hari lalu

agar aku tak terjebak dalam lubang yang sama

sayangnya, sepanas apapun teh itu

ternyata tak mampu meluluhkan dinginnya hatiku saat ini

tidak juga dengan kau

 

 

Surabaya, 4 Februari 2012

11:27:29 pm

Advertisements

31 thoughts on “Teh dan Dingin

  1. hmmm kalau minum teh panas tidak bisa menghangatkan hatimu yang dingin, jemurlah hatimu πŸ™‚ – wah saya nambahin teh dari bang fariz dech saya bawain teh kotak mau, ini beda loh in teh susu d(^o^”)

    kata kata yang indah mbak d(^.^”)

    • saya takut ilang kalau di jemur, akhir-akhir ini banyak maling jemuran :mrgreen:

      hihii mas eko juga kalau bikin kata-kata bagus kok, saya masih dibawah levelnya mas eko :p

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s