Gajah yang Tak Tampak

Assalamualaikum 🙂

maaf ya kalau postingan kali ini saya akan ngomel panjang lebar . ini adalah postingan yang berisi omong kosong dan tidak perlu dihiraukan dengan berlebihan . ini omelan saya karena saya sedang kesal dengan salah seorang laki-laki . tidak pernah mengenalnya dengan dekat karena saya tidak suka dengannya sejak awal bertemu . wah nge-judge orang tanpa alasan nih ? iya , saya itu semacam punya insting . uhmm , kalau bertemu dengan si A saya mungkin akan tidak menyukainya tanpa sebab (pada saat pertemuan pertama kali) , tapa lambat laun saya akan lebih banyak mengetahui dan akhirnya saya tahu alasan mengapa saya tidak menyukainya . mungkin karena dia sombong , suka memanfaatkan orang atau sifat lainnya yang tidak berkenan dengan saya .

saya tidak suka dengan laki-laki ini , sebut saja dia Bunga :mrgreen: . saya tidak pernah berkenalan secara resmi dengannya , saya mengenalnya dari kepanitiaan-kepanitiaan yang sering mempertemukan kami apalagi dinaungi dengan himpunan yang sama , membuat kami sering bertemu . saya tak perlu mengenalnya dengan resmi , saya cukup memperhatikannya , dari cara bicara , bagaimana dia memperlakukan teman yang lagi , bagaimana dia menyampaikan pendapat dalam forum , dsb . tak ada yang salah dengannya untuk hal bersikap dan menghormati dalam sebuah organisasi . dengan basic Islam-nya yang “lumayan kuat” (kawan akan tahu alasan mengapa saya memberikan tanda petik jika terus membaca ini :D) dia punya bekal yang cukup untuk masalah sopan santun . tapi justru disitulah permasalahnnya .

saya tidak masalah dengan segala hal yang berhubungan dengan sopan santunnya itu . saya tidak keberatan dengan cara dia yang sering menyelipkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dalam setiap perkataannya , dia yang selalu menundukkan pandangannya , halus dalam bertutur kata dan dia yang juga tidak pernah bersentuhan dengan wanita yang bukan muhrim . saya bermasalah ketika dia melakukan itu semua hanya untuk teori !

nyatanya di lain sisi , dia pacaran dengan teman saya yang kebetulan lumayan dekat dengan saya . ini bukti awal kenapa saya tidak menyukainya tanpa sebab , sekarang saya mulai mengetahui apa-apa saja sebabnya . dia rajin bertandang ke rumah teman saya tadi tanpa kepentingan yang berarti (kepentingan yang berarti itu seperti urusan himpunan atau kepanitiaan) . dia sering berdakwah mengingat teman-teman lelaki saya misalnya supaya rajin sholat dengan membawa ayat dari surah ini dan itu , tapi dia tidak mengingatkan dirinya untuk tidak munafik . dia mengantar jemput teman saya , dia ngapelin teman saya , loh kalau dia memang memegang teguh semua ayat-ayat yang dia hafal , kenapa dia harus melakukan itu ? padahal dia belum muhrim dengan teman saya . kalau dia belum bisa sempurna , tak usah lah terlalu mendebat orang yang melakukan dosa A jika dia sendiri masih melakukan dosa B . memang tidak ada manusia sempurna , manusia hidup pun haruslah saling mengingatkan . tapi saya sedang berada di titik didih saya melihat kemunafikannya .

hufttt , astagfirullah . maaf jika omelan saya ini mengandung kata-kata yang tidak berkenan di hati , tidak sesuai dengan pemikiran kawan blogger . ingatkan saya jika saya salah . saya hanya kesal , kesal tingkat akut . jadi maaf jika postingan kali ini benar-benar tidak bermutu . akhir kata barakallah untuk kita semua , semoga kita termasuk orang yang sabar (terutama untuk saya) , amin .

Advertisements

57 thoughts on “Gajah yang Tak Tampak

  1. tiap orang punya kesalahan dan kekeliruan masing2..
    aku juga pernah kok ngerasain hal yang sama..
    mungkin karena kecewa aja sih, di luarnya terlihat “sempurna”, eh ternyata sama aja..
    liat dari sisi baiknya aja..

  2. Sabar, Tiara …
    Tapi, nampaknya antara gayanya yang islami dan watak individunya itu urusan berbeda … mudah-mudahan ini bukan mengeneralisasi yaaa? 😀

    setuju sama mas Gandi, anggap aja nonton Sponge Bob dan dia adalah Squidwart yang suka membetekan hehehe 😀

    • iyaa iyaa, saya berusaha mengerem dengan rem depan dan belakang biar ga jomplang :mrgreen:

      salah, saya kasihan spongebob, mungkin dia lebih cocok seperti dora #loh 😆 ?

    • iyaa , kalau sudah ditulis gitu , dapat banyak pencerahan apalagi diingetin buat ngerem gini insyaAllah di rem beneran . biar ga mengidap penyakit hati :mrgreen:

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s