Kematian

Assalamualaikum ๐Ÿ™‚

dilihat dari judulnya , jangan mikir horor dulu yah hehe .setelah dua postingan yang berturur-turut berupa ungkapan galau saya tapi kali ini saya ingin kembali ke dunia saya yang penuh warna , bukan penuh galau , hehe .

jadi , kemarin , saya bersama teman-teman dan pacar saya tentunya bertakziah ke rumah Bu Nur ย . beliau bukan dosen melainkan bekerja di fakultas saya bagian IKOMA . IKOMA adalah Ikatan Orangtua Mahasiswa . jadi kalau kita butuh dana untuk segala proker yang berkaitan dengan nama fakultas , kita bisa memohon dana kesini selain ke fakultas tentunya . suaminya , Pak Nur adalahย dosen biologi saya jaman saya semester satu dulu . jadi bisa dibilang pasangan ini benar-benar langgeng dalam kehidupan pernikahannya . selain karena bekerja pada ruang lingkup yang sama , kerap kami mahasiswa FST (Fakultas Sains dan Teknologi) menjumpai mereka sedang makan siang bersama di kantin . Pak Nur adalah lelaki yang romantis , terbukti , beliau sering mengirimi Bu Nur makanan via penjual kantin , tidak diantar sendiri . kalau Bu Nur telah menerima kiriman Pak Nur , beliau hanya tersenyum , lalu membagikan makanan itu ke mahasiswa yang sedang berada di IKOMA . iya , di IKOMA kami bisa nge-print gratis atau sekedar berinternet ria .

Bu Nur wafat hari Jum’at kemarin pukul 00.3o . saya walaupun tidak terlalu dekat dengan beliau , tapi saya cukup shock , tidak percaya . karena selama ini beliau tampak sehat . tapi , siapa yang bisa menebak kemauan Allah SWT ? akhirnya saya bertakziah bersama pacar saya dengan berangkat dari rumah saya karena rumah saya hanya 15 menit ke rumah Pak Nur . teman-teman saya yang berangkat dari kampus pun tiba tak jauh beda dengan tibanya saya disana . karena memang sudah dihitung estimasinya biar kami tiba disaat yang sama .

Bu Nur ternyata baru saja dimakamkan . saat saya menyalami Pak Nur dan menyatakan turut berbelasungkawa , beliau menatap saya sambil berkata “maafkan Ibu kalau Ibu punya salah ya” . saya mengangguk sambil tersenyum , tak bisa menatap Pak Nur terlalu lama , bisa-bisa saya ikut menangis karena saya tak tahan melihat orang yang sedang menangis, pasti saya ikut menangis . saya duduk di depan Pak Nur . sedangkan pacar saya dan teman-teman saya berjalan ke pojok untuk berkumpul dengan teman-teman yang telah datang terlebih dahulu .

Pak Nur beristighfar sambil menghela nafas panjang . saat ini mungkin beliau sedang terpukul , masih shock . wanita yang selama ini menemaninya telah tiada . beliau terlihat kuyu . mungkin belum beristirahat sama sekali sejak tadi malam . anak semata wayangnya pun hanya mampu diam , tapi terlihat lebih tegar .

saya perhatikan kebanyakan yang datang adalah anak Biologi karena memang Pak Nur adalah dosen Biologi . saya perhatikan lagi , anak Fisika juga tak kalah banyak dengan “anak-anak” Pak Nur . ada juga beberapa anak Kimia . tapi entah mengapa saya tidak menemukan anak Matematika .

tapi disini esensinya , yang datang bukan hanya mahasiswa yang masih aktif di perkuliahan , para alumni dari berbagai jurusan juga datang . hei , sadar tidak ? kematian itu membuat orang yang tak pernah hadir dalam acara apapun menjadi hadir karena ingin memberi penghormatan terakhir kepada almarhum/almarhumah . sadar tidak ? apa yang kau tanam selama hidup , kesan apa yang kau tinggalkan selama kau hidup itulah yang mengiring mereka melantunkan doa-doa yang akan meringankan siksa kuburmu ?

ini mengingatkan saya , setidaknya sebelum ajal menjemput saya sudah harus cukup bekal , karena siapa yang tahu kapan kita akan dipanggil Yang Maha Kuasa untuk mempertanggungjawabkan apa saja yang kita lakukan semasa hidup ?

semoga Pak Nur diberi kesabaran dan ketabahan , karena saya yakin akan terasa berat sekali hari-hari yang akan dilalui beliau nanti . untuk Bu Nur , kami semua akan selalu mendoakan Ibu , Ibu benar-benar sosok ibu kami di kampus . walau kadang suka ngomel karena priternya suka ngadat gara-gara kecerobohan kami tapi ibu mana sih yang ga suka ngomel ๐Ÿ˜‰ yang tenang disana ya Bu ๐Ÿ™‚

akhir kata , barakallah buat kita semua ๐Ÿ™‚

Advertisements

29 thoughts on “Kematian

  1. jangan takut mati…
    Jangan ingin mati
    Jangan cari mati…
    Tp,…..
    Bagaimana kita mempersiapkan kematian….

    Turut berduka moga diterimah segala amal ibadahnya…amin

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s