Wanita Kuat Di Balik Lelaki Hebat

Hari ini seorang teman tiba-tiba mengirimkan sms kepada saya . Saya tidak terlalu dekat , karena itu saya heran kenapa dia tiba-tiba mengirim sms yang isinya ingin curhat . Hehee , walau saya tak terlalu dekat tapi okelah , saya akan menjadi pendengar yang baik .

Dia adalah seorang pacar dari Kahima (Kepala Himpunan Mahasiswa) , bahasa kerennya Ibu Negara . Dia bercerita kalau pacarnya sibuk sekali sampai-sampai dia merasa terabaikan . Dia ingin diperhatikan , tapi di satu sisi dia juga mengerti bagaimana repotnya menjadi seorang kahima . Dari seluruh kegiatan yang berhubungan dengan departemen , Kahima-lah penanggung jawabnya . Sehingga mau tak mau pasti Kahima wajib mengetahui segala kegiatan hingga ke seluk beluknya selama itu bernaung di bawah bendera himanya . Teman saya merasa dinomorsekiankan oleh pacarnya , tapi dia hanya bisa diam , dia mencoba mengerti . Saya , kebetulan (atau memang itu alasannya mengapa dia memilih untuk menghubungi saya) adalah pacar dari Kahima tahun lalu . Jadi pacar saya menjabat sebelum pacarnya teman saya ini tadi . Jelas saya mengerti sekali apa yang membuat dia pusing setengah mati ini . Saya merasakan dilema yang melanda relung jiwanya (lebay, hehe) . Saya ceritakan apa yang saya fikirkan dan saya lakukan tahun kemarin .

Dulu , ada saatnya saya butuh sekali diperhatikan . Tapi saya tahu , pacar saya mempunyai tanggung jawab yang lebih besar daripada hanya mengurusi saya . Dia punya hal-hal yang harus diprioritaskan , saya pun harus mengalah . Karena saya masih ingat pelajaran PPKn jaman SD dulu , “meletakkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi” . Ya , saya harus mengalah , segala tanggung jawabnya itulah yang harus dia prioritaskan . Saya tak boleh egois  .  Dia adalah milik negaranya (baca : hima) . Jadi , saya pun memilih diam . Hanya bisa memberi semangat supaya saya tetap ada perannya dalam kehidupannya , supaya saya tak terlupakan . Kalau memang dia tidak bisa menemani saya , saya tersenyum dan berkata “iya , ga apa-apa” walau sebenarnya hati saya nangis bombay . Memang ada kalanya ingin sekali berontak . Menuntut ini , menuntut itu . Saya mau dia seperti ini . Saya mau dia Seperti itu . Dia harus memperlakukan saya begini atau begitu sebagai imbalan diam saya selama ini . Tapi , ya tetap . Kembali lagi ke teori awal “meletakkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi” . Saya tekan lagi keegoisan saya . Saya buang jauh-jauh rasa ingin menang sendiri saya . Saya hanya ingin dia tidak melupakan saya , itu saja sudah cukup .

Teman saya tadi pun menanggapi , iya , dia juga ingin seperti itu , tapi berat , karena dia terbiasa kemana saja berdua . Sehingga saat-saat seperti ini dia teramat sangat merasa kehilangan . Ya saya hanya bisa bilang , mau ga mau . Mungkin pacarnya (si Kahima tadi) juga ingin menghabiskan waktu bersama , ingin mesra-mesraan layaknya si Kahima masih menjadi mahasiswa biasa , tapi dia sekarang sedang memikul banyak tanggung jawab . Jadi , ma ga mau , kami , perempuan-perempuan ini , harus mengerti dan membuang rasa egois dan menggantinya dengan menyuplai support untuk mereka . Kami memang ingin sekali mereka menyempatkan sedikit waktunya , membagi waktunya antara Tuhan , kuliah , hima  dan keluarga secuil saja untuk sekedar sms tanda mereka masih menganggap kami ada . Tapi, lagi-lagi ,  kami harus mengerti keadaan mereka .

Ujung-ujungnya kami berdua ketawa-ketiwi di sms . Sedikit tidak menyangka punya teman senasib sepenanggungan . Tapi kami bisa menyimpulkan , mereka sama inginnya menghabiskan waktu bersama kami , tapi mereka punya tanggung jawab yang wajib mereka prioritaskan . Kami adalah wanita-wanita kuat yang berada di belakang pria-pria hebat itu . Kami rela dinomorsekiankan agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik . Kami ikhlas jika dengan membuang egois ini , mereka lebih bermanfaat bagi Negara mereka .

Advertisements

10 thoughts on “Wanita Kuat Di Balik Lelaki Hebat

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s