2

Untitled #1

Lihatlah,

Lihatlah lantai hatiku yang basah oleh tumpahan air kerinduan. Ia meluap kemana-mana membasahi setiap sudut hatiku.

Rasakan,

Rasakan hentakan beribu kuda berpelana ke-sukacita-an yang memenuhi dadaku. Mungkin kau takkan mampu bertahan bila menjadi aku. Ini begitu sesak! Aku saja nyaris mati karena bahagia!

Dengarlah,

Dengarkanlah nyanyian dari ribuan peri di kepalaku. Mereka nyanyikan lagu cinta. Kadang iramanya begitu lembut hingga aku terbawa rindu. Kadang begitu cepat temponya hingga aku kelelahan menari bersama cinta.

Biarkan,

Biarkan aku hanyut dan larut. Aku tak pernah keberatan jika aku harus….

4

Bingung dan Lelah

Hello,

Ketemu lagi sama weekend ya. Ini pekan kedua saya merasa kelelahan. Lelah pikiran. Lelah hati. Lelah badan.

Sudah satu minggu saya merasa tidak enak badan. Badan sering terasa hangat tapi kemudian normal kembali dalam waktu beberapa jam kemudian. Ini berlangsung sepekan. Dan mungkin karena saya terlihat mudah lelah, atasan saya sampai memaksa untuk makan siang bersama karena beliau melihat saya tidak seperti biasanya

Saya pun sedang banyak pikiran. Entah kenapa ada berbagai macam ketakutan dan kekhawatiran yang datang bersamaan. Saya merasa lelah, sungguh! 😢

Saya tidak tau kenapa badan saya seperti ini padahal saya makan seperti biasa. Mmh ya sedikit telat tapi tetap saya makan. Anak baru itu, dia sudah dapat meja baru, jadi seharusnya saya sudah bisa bekerja dengan tenang seperti sebelumnya.

Saya bingung dan kelelahan.

Semoga kawan blogger bersenang-senang di akhir pekan ini ya.

9

Disebut Apakah Ini?

Disebut apakah ini?

Perasaan membuncah setiap mataku menatap gambar dirimu di ponselku?

Disebut apakah ini?

Perasaan bahagia yang tumpah kesana kemari hanya karena mendengar suaramu di seberang sana?

Disebut apakah ini?

Barisan aksara darimu yang mampu menyihirku seketika dan mengukir senyum malu di bibirku.

Baiklah, mungkin ini terlalu berlebihan. Mungkin ini terlalu kekanakan. Mungkin semua ini keterlaluan. Tapi aku tidak bisa menahannya. Ini menjadi semacam ketergantungan.

Mungkin kau lah alasan melesatnya dopamin dalam darahku. Mungkin kau juga alasan meningkatnya adrenalinku. Mungkin ini disebut gila. Ya, mungkin, mungkin saja.

2

Tom and Jerry

Hello,

Mau bahas kartun yang sering saya tonton dari kecil nih. Seiring berjalannya waktu saya jadi paham kalo TOM ITU GA JAHAT! Serius! Tom itu baik. Patuh sama pemiliknya. Dia juga bertanggung jawab sama keamanan rumah. Jerry yang nakal!

Sekarang bayangin ya, kenapa Tom jadi jahat dengan seabrek rencananya itu? Ya supaya Jerry ga nyuri makanan di kulkas. Banyak adegan dimana Jerry berusaha bikin berantakan rumah, tapi Tom dengan segenap kemampuannya berusaha menjaga supaya rumah tetap rapi. Tom itu bertanggung jawab penuh sama rumah, Jerry yang nakal 😩
Then see, gimana dari kecil kita dibentuk pola fikirnya supaya berfikiran bahwa Jerry dianiaya Tom 😣 Tom begitu jahat karena membiarkan Jerry kelaparan. Jerry cuma tikus kecil tak berdaya dan Tom kucing nakal yang ga bakal biarin Jerry mendapatkan makanan sedikit pun. Dan saya sudah ga mau berfikiran demikian. Saya bakal jadi pembela Tom mulai sekarang!

Ergh penting ga sih bahas beginian? 😂

0

Finally, weekend!

Hello,

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Weekend! Entah kenapa minggu ini rasanya itu beraaaaatttt sekali. Melelahkan. Banyak menguras emosi. Dan ternyata, ada alasan kenapa saya marah-marah mulu dari kapan hari, tamu bulanan saya datang hari Jumat kemaren 😑 pantaaas. Jangankan digoda, kadang tak digoda pun saya bisa cemilin orang, apalagi dengan godaan anak baru itu, huwaaaa 😭 ampuuun!

Jumat kemarin, saya berangkat kerja seperti biasa, tapi di jalan bertemu hal yang tak biasa. Saya melewati Jl.Darmo. Waktu itu di depan RS.Darmo, di sebelah kiri jalan sekitar lima meter dari saya ada seorang ibu yang mengangkat tangan kirinya. Saya kira, ibu itu menyelamatkan tasnya yang mau jatuh. Lalu tak berapa lama, beliau mengangkat tangannya lagi. Kali itu saya mengira ia akan jatuh. Maka saya mendekati ibu itu dan tau lah saya apa yang terjadi. Seorang ibu dengan atasan berwarna oren dan bawahan span berwarna hijau terang, saya lupa kerudungnya warna apa, sedang menari dengan riang gembira 😑 ia mengangkat tangannya sambil melenggak-lenggokkan tubuhnya, tangannya kirinya diangkat dengan tangan kanan masih di kemudi motor, jemarinya lentik digerak-gerakan bak penari handal. Beliau sedang atraksi.

Karena saya sudah mengetahui apa yang terjadi sebenarnya, saya lewati ibu itu, dan apa daya saya tertahan di lampu merah. Saat berhenti, ibu itu berhenti tepat di belakang saya! Saya lihat melewati spion, ibu itu masih menari dengan semangat 45 😭 bahkan sambil sedikit mengangkat tubuhnya dan kali ini beliau mengangkat kedua tangannyaaaaa 😭 meliuk-liukkan tubuhnya tanpa peduli ratusan mata menatapnya. Saya jadi malu sendiri. Saya berhenti menatapnya. Saat lampu sudah hijau, saya gas motor secepatnya dan tak berapa lama saya tertawa terbahak-bahak! Astaga jahatnya! Mungkin saya tertawa mendapat oase setelah seminggu ini dikuras emosinya. Maafkan saya ya Bu.

Tapi hari Jumat itu berakhir cepat karena nyeri haid. Saya pulang duluan karena kalau sudah nyeri haid akan menjelma seperti orang sakau. Menyetir pulang dengan tubuh gemetar menahan sakit itu tidak baik tapi saya harus cepat pulang. Sampai rumah, begitu selesai ganti baju, langsung tidur karena begitu cara untuk mengurangi rasa sakit ala saya. Sampai sekarang masih lemas akibat hari pertama. Untung saja hari Sabtu kerja saya libur. Jadi bisa beristirahat dengan tenang.

Semoga kawan blogger sehat selalu ya, happy weekend🙂