Laporan PKL, Done!

Assalamulaykum.

Kawan blogger sekalian, saya mau berbagi kebahagiaan nih :D . Setelah melewati rintangan yang tak bisa dianggap mudah, dengan pengorbanan keringat dan air mata, belum lagi emosi yang terkuras hingga jam tidur pun tergadaikan, semua terbayarkan sudah, laporan saya selesaiiiiiiiiii :D

Senang senang senang. Saya sangat senang :D . Sebenarnya Dosen Pembimbing saya menyuruh unntuk menumpuk laporan itu kemarin, tapi karena beliau harus keluar kota, beliau baru akan menyentuhnya hari ini. Karena tau baru akan di periksa hari ini, saya dan teman sekelompok saya berinisiatif untuk mengambil data di BMKG Juanda demi kelengkapan laporan. dengan harapan, kemarin sore sudah di tumpuk di meja Bapaknya. Ternyata, pengambilan data berakhir sore, sehingga rencana pengumpulan mundur menjadi pagi ini. Saya membagi tugas agar lekas selesai (pikir saya). Dia mengerjakan cover, lembar pengesahan, daftar isi, kata pengantar dan bab 3 yang berisi tentang laporan kegiatan PKL dan saya bab 4 yang membahas tentang segala hal yang berhubungan dengan judul laporan saya, termasuk data yang baru didapat sore kemarin hingga bab V. Saya ngelembur sampai jam 2 dan kemudian tidur dengan harapan pagi ini bisa saya cetak dan dikumpulkan.

Saat bangun untuk shalat Shubuh, saya berniat untuk cek email, mungkin garapan bab 3 dari teman saya itu sudah sampai. Tapi, mata saya sangat pedih, sampai menangis, efek tidur sekejap :roll: dan membuat saya mengurungkan niat membuka email. Saya mendapat kepastian bahwa ia sudah mengirim setelah saya mengirim pesan singkat padanya. Ponsel sudah diatur untuk membangunkan saya jam 6, tapi saya bangun jam 7. Itu pun karena dibangunkan oleh Ibu. Siapa yang mematikan alarm saya !? #abaikan. Lalu saya buka email saya, dan ttttaaadddaaaaaa!!! Semua terkirim kecuali bab 3! Ini nih yang namanya sarapan #wajah datar. Email dilengkapi dengan pesannya “bab 3 ga usah, langsung pembahasan saja.”

Dari jam 7 saya nongkrong di depan laptop mengerjakan bab 3. jam 8 mandi dan segala aktifitas yang berhubungan dengan persiapan berangkat ngampus. jam 9  saya tutup laptop karena sudah berjanji membelikan adik sepupu saya bubur ayam sebagai bahan sogokan ngeprint di rumahnya. Sampai di rumah adik sepupu saya setengah 10, saya lanjut mengerjakan lagi hingga selesai. Tapi jam setengah 11, sebuah pesan singkat masuk, “Ummi (panggilan teman-teman Depag), sudah di kampus? Temenin ambil tumpeng.” Waduh! Laporan masih jauh dari kata selesai, tapi saya juga tidak lupa dengan janji yang satu ini. Sudah dari seminggu yang lalu, teman-teman Depag berencana merayakan ultah Dosen Wali kami hari ini, dan sekarang mereka butuh saya karena mereka ga ada motor. Akhirnya saya memutuskan mencetak seadanya, dan, “Mbak, priternya ngadat, komputerku hank” kata adikku dengan senyum yang menambah duka lara. Ya sudah, saya berangkat saja. Lanjutkan di kampus.

Sampai di kampus jam 11, ternyata tumpeng sudah di potong #wajah datar lagi. Karena tak lapar, saya hanya iku urunan tapi tak ikut makan. Saya lari ke gazebo, lanjut mengerjakan. jam 1 siang, teman sekelompok saya datang membantu saya mengerjakan bab 3. Setelah shalat Dhuhur, pembagian tugas baru terasa nyata. Hingga jam 2, terlihat dosen pembimbing saya melenggang pulang dengan menggeber motor bebeknya. Sakit hati? Tidak! Mau tak mau ini harus selesai, tekad saya. Pembagian tugas berakhir saat laptop teman saya tadi mati. Dia tak bawa charger. Untunglah kerjaannya sudah di simpan sebelumnya di flash disk dan pengerjaan pun berlanjut solo. Jam 3 dia mulai terlihat gelisah. Bolak-balik mengecek jam tangannya. Setelah adzan Ashar, saya putuskan untuk diselesaikan di rumah (oleh saya) dan akan saya kirim via email untuk di cetak olehnya. Besok pagi, ini harus ada di meja Bapaknya sebelum beliau mengomel sepanjang masa #wajah datar.

Semua sudah selesai. Senang :D (lagi). Tapi saya tak bisa ikut mengumpulkan besok pagi. Saya malas datang ke kampus terlalu pagi. Jadi saya serahkan saja pada teman saya itu #muka jahat. Semoga, rencana kali ini, berlangsung sesuai dengan yang diharapkan. Laporan selesai, lanjut persiapan UAS. Selamat UAS :D

About these ads

25 thoughts on “Laporan PKL, Done!

    • hahaa, saya berharap laporan saya bisa tanpa revisi sehingga setelah sidang nanti sudah tak ada beban, makanya mengerjakannya dengan totalitas perjuangan :mrgreen:

monggoh komentar , tapi yang sopan yah :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s