Assalamualaykum
hihii, saya mau cerita tentang kuliah Metodologi Penelitian (metpen) hari ini. kuliahnya seruuuuuu banget. apalagi ada duet maut antara Tutus dan Septi yang mewarnai maraknya kuliah ini
hal pertama yang membuat seru kuliah ini adalah saat Tutus diutus Bu Dosen menjawab sebuah pertanyaan. Ibu ini memang suka sekali menguji mahasiswa dengan berondongan pertanyaan dan Tutus beruntung
. di sela-sela kesempatan menjawab, Tutus juga mengoreksi salah satu rumus yang ada pada slide Ibu Dosen tersebut. entah sedang sensitif atau bagaimana, Ibu tersebut langsung menaikkan nadanya. bahasa tubuhnya menurut analisa Septi menunjukkan bahwa beliau tidak menerima koreksi dari Tutus
tak berapa lama, beliau menyuruh Tutus untuk menuliskan rumus yang diinginkan Tutus dan dibandingkan dengan milik beliau. saat Tutus mulai menuliskan rumus tersebut di papan tulis, beliau dengan getol membuka-buka beberapa file yang dimilikinya untuk memperkuat posisinya, mungkin beliau merasa terancam akan dianggap tidak sempurna karena melakukan kesalahan yang tak seharusnya dilakukan oleh seorang dosen (padahal mahasiswanya biasa aja). tapi hasil pencarian itu nihil! akhirnya beliau menutup seluruh file yang sudah dibongkar-bongkar tersebut. beliau memperhatikan Tutus dan tetap keukeh bahwa rumusnya tak salah. setelah melemparkan beberapa pertanyaan sebagai alibi karena (mungkin) malu tidak menemukan file yang menjadi dasar penulisannya pada slide akhirnya beliau mempersilahkan Tutus untuk duduk.
sasaran selanjutnya adalah kedua teman saya lainnya yang datang terlambat setengah jam dari waktu masuk yang seharusnya. sambil tersenyum dengan penuh kebahagiaan karena mendapatkan sasaran empuk selanjutnya, beliau memberondongi kedua teman saya itu tanpa ampun. saat kedua teman saya ini sedang diserang, Tutus dan Septi yang duduk didepan saya berdiskusi tentang hal lain. ini menarik perhatian Ibu Dosen sambil terus mencuri-curi pandang kearah kami. loh kok kami? iya, saya duduk dibelakang duo maut yang sedang berdiskusi ini, tentu saja saat dosen itu menatap duo maut, saya jadi merasa ikut dipelototin. karena saya yang sejajar dengan Rynda dan Ilmi juga sedang tidak “berada” di kelas, kami membicarakan ekspresi Sang Dosen yang sedang bahagia saat melihat mahasiswa kebingungan tak mampu menjawab pertanyaan darinya
karena sudah puas menyerang kedua teman saya, Ibu Dosen mengganti sasarannya. beliau beralih menuju Septi
dengan tatapan yang tak bersahabat beliau memberikan beberapa pertanyaan hingga akhirnya menyuruh Septi menuliskan di depan kelas contoh dari jawaban yang sudah diutarakan Septi sebelumnya. Septi maju dengan segala perasaan. hahaa, wajahnya sangat ketara bahwa ia tak mood untuk meladeni Ibu Dosen ini. saat Septi sedang berkutat dengan papan tulis dan spidol, Ibu itu mematikan laptopnya. seakan menjadi tanda bahwa kuliah sudah selesai (menurut saya ini salah satu ekspresi yang menyatakan ketaksukaan Ibunya terhadap kami yang diskusi sendiri). setelah selesai melakukan aktifitasnya, beliau memandang Septi dan kemudian menanyakan beberapa hal. lumayan alot karena apa yang dimaksud Septi tidak dimengerti Ibunya begitu juga sebaliknya
. setelah bersitegang beberapa saat akhirnya Septi diperbolehkan duduk.
sebelum menutup kuliah, beliau mendiskusikan ujian yang rencananya akan dilakukan dengan bantuan laptop. hanya saja beliau menyebut laptop dengan komputer. saat beliau menanyakan kesanggupan kami untuk membawa laptop, salah seorang senior nyeletuk, “kalau bawa laptop sanggup Bu, tapi kalau komputer tidak” . sontak satu kelas tertawa karena memang mas itu berniat untuk bercanda. entah karena beliau sudah bad mood atau bagaimana, langsung dengan nada tinggi beliau berkata, “kamu kok bodoh banget sih Mas!! kalau ngomong pakai otak!! masa iya komputer yang saya maksud itu PC, sudah ga jaman mas, jelas yang saya maksud itu ya laptop lah!!” beliau mengatakan itu dengan berapi-api hingga satu kelas mendadak sepi. kelas bubar dengan kesepakatan yang telah dibuat beserta kesan mendalam di hati beberapa (atau semua?) mahasiswa
hahaa, mungkin Ibu Dosen yang satu ini sedang sensitif atau karena tidak mood atau apalah, yang jelas besok kami kuliah bersama beliau lagi
semoga Ibunya tidak tegangan tinggi seperti ini lagi. ampun Bu ampunnnn.

illmii d'end
/ May 26, 2012kenapa gak skalian masukin juga foto ibunya qih? ntar pas iseng2 searching masuk ke blog ini dia….. dan habis lah kau hahhahaha
tiara
/ May 26, 2012wkwkwk ampun mi ampunn. ga coba-coba
Falzart Plain
/ May 26, 2012Salah dosennya: bad mood.
Salah mahasiswanya: nyeletuk.
tiara
/ May 26, 2012haha sama-sama salah yang mas
Wahyu Eko Prasetyo
/ May 25, 2012Catatan Keren
tiara
/ May 26, 2012makasih
wahyu nurudin
/ May 24, 2012kamu kuliah metpen? berarti semester 6 jurursan manajemen fakltas ekonomi dong?
kuliah di mana?
tiara
/ May 24, 2012oh bukan, saya fisika.
wahyu nurudin
/ May 25, 2012o… fisika. jadi ilmuwan dong. semoga bisa bikin penemuan yang hebat.
tiara
/ May 26, 2012aminn
septiadiah
/ May 23, 2012bwahaha, (sumpah) ngakak aku bacanya

tapi aku nyesal juga lhoo fiqih, udah nggak sopan gitu
tapi yaa lucu juga
tiara
/ May 26, 2012wkwkwk jangan diulangi lagi ya septi. kemarin sudah bagus kok, sudah senyum
septiadiah
/ May 26, 2012huhu
tiara
/ May 26, 2012besok jangan pakai baju lorek-lorek lagi
uyayan
/ May 23, 2012kayanya ibu dosen lagi dapet tuh hehe… jadi sensi….
tiara
/ May 23, 2012iya kayaknya hehe
мυнαмαđ яoмđoиι
/ May 22, 2012dosennya kayk apa yah tuh.. akakkaka
tiara
/ May 23, 2012cantik kok
мυнαмαđ яoмđoиι
/ May 23, 2012luar apa dalem nya nih..
tiara
/ May 23, 2012luar
мυнαмαđ яoмđoиι
/ May 23, 2012wew.. gakmau
sekali pun dalem ga mau udah ada nisa..
heheh
tiara
/ May 23, 2012iya iya yang uda yakin 1000% :p
мυнαмαđ яoмđoиι
/ May 24, 2012gandifauzi
/ May 22, 2012Hahahaha…. Bu Dosennya belum dikasih uang belanja kali ya??
tiara
/ May 22, 2012atau lagi kedatangan tamu
gandifauzi
/ May 23, 2012Hahaha,,, iyaa,
deyra
/ May 22, 2012wew wew wew… jadi penasaran sapa dosen metpennya… :3
tiara
/ May 22, 2012hahaa, ada deh
deyra
/ May 22, 2012tuing tuing tuing ==’
tiara
/ May 22, 2012masa disebut disini kan ga mungkin
deyra
/ May 22, 2012Inisial aja lho :p
tiara
/ May 26, 2012ah jangan disini ah :p
deyra
/ May 28, 2012alaaaaaaaaaaaaaaah… mbak fiqih sok misterius nih… :p
tiara
/ May 29, 2012hahaa, misterius tuh asik tauk :p
tuaffi
/ May 22, 2012hihihi..
Jadi keinget.
Besok jangan diulangi lagi nakk, bagaimanapun juga ‘hormati gurumu, sayangi teman’.. *malah nyanyi*
tiara
/ May 22, 2012hihii, biar taring ibunya ga muncul lagi